Monday, February 21, 2011

SHARING IS LOVING - KATA -KATA DIMANA DIA DIHATIKU




"Kekadang mahmudah tidak dapat dicapai dengan amal,tapi harus ditempa oleh kerikil ujian..kekadang ALLAH menyempitkan..agar kita tidak hanyut dalam kesenangan..Kekadang DIA melapangkan..agar kita tidak selalu dalam kesempitan..Kekadang DIA melepaskan kita daripada kedua-duanya..agar kita tidak bergantung kepada sesuatu selain NYA...INDAH nya Aturan NYA...Berikan kami kepada Apa sahaja yang mendekatkan kami pada Cinta mu Ya Allah..Amin Ya Allah..


"Kekadang mahmudah tidak dapat dicapai dengan amal,tapi harus ditempa oleh kerikil ujian..kekadang ALLAH menyempitkan..agar kita tidak hanyut dalam kesenangan..Kekadang DIA melapangkan..agar kita tidak selalu dalam kesempitan..Kekadang DIA melepaskan kita daripada kedua-duanya..agar kita tidak bergantung kepada sesuatu selain NYA...INDAH nya Aturan NYA...Berikan kami kepada Apa sahaja yang mendekatkan kami pada Cinta mu Ya Allah..Amin Ya Allah..


"Bila bersendirian,jgn rasa kesepian..walau tanpa teman,kita tetap diperhatikan..dalam gelap atau terang ada yg sentiasa menjaga,melihat perlakuan dan rasa..mencatat dosa atau pahala..bila bersendirian jgn katakan 'Aku Sunyi',sebaliknya selalu bisikkan didalam hati bahawa diri kita sentiasa ada pemerhati..bila sendirian teruji keikhlasan..tanpa kejian atau pujian,apakah kita terus ada kesetiaan..berfikir dan berzikir dengan tulus kesunyian?"....DiMana Dia DiHatiku..

SHARING IS LOVING - CIRI-CIRI WANITA SOLEHAH




Assalamualaikum..Peringatan buat diri ...


Apakah hanya orang-orang beriman dari kalangan laki-laki dan bidadari-bidadari saja yang menjadi penduduk surga ? Bagaimana dengan istri-istri kaum mukminin di dunia yakni wanita-wanita penduduk bumi ?

Isteri-isteri kaum mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya kelak di surga dan akan memperoleh kenikmatan yang sama dengan yang diperoleh penduduk surga lainnya, tentunya sesuai dengan amalnya selama di dunia.


Tentunya setiap wanita muslimah ingin menjadi ahli surga. Pada hakekatnya wanita ahli surga adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki. Di antara ciri-ciri wanita ahli surga adalah :

1.Bertakwa.


2.Beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya,kitab-kitab-Nya, rasul-rasul- Nya, hari kiamat dan beriman kepada taqdir yang baik maupun yang buruk.


3.Bersaksi bahwa tiada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah semata, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan dan naik haji bagi yang mampu.


4.Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah,jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat dirinya.


5.Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah,tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya,takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah,bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.


6.Gemar membaca Al-Qur’an dan berusaha memahaminya,berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang, dan berdo’a kepada Allah semata.


7.Menghidupkan amar ma’ruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.


8.Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim,fakir miskin dan seluruh makhluk,serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.


9.Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang menahan pemberian kepada dirinya, dan mema’afkan orang yang menzaliminya.


10.Berinfak baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.


11.Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh makhluk.


12.Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).


13.Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.


14.Berbakti kepada kedua orang tua.


15.Menyambung tali silaturrahmi dengan karib kerabatnya,sahabat terdekat dan terjauh.

Demikian beberapa ciri-ciri wanita ahli surga yang saya sadur dari kitab Majmu’ Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah hanya 11 hal. 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan, tetapi ciri-ciri wanita ahli surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta’ala berfirman : Dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar. (Q.S. An-Nisa’ : 13)

Thursday, February 17, 2011

SHARING IS LOVING - MUTIARA KATA




"Dunia diumpakan tempat 'membayar' di Akhirat nanti tempat 'bermain'.PAY NOW,PLAY LATER.Bayar disini,'berseronoklah'disana.Apa sahaja di dunia ini menuntuk Bayaran..pilihlah samada utk membayar dahulu@kemudian..tetapi sekiranya kita membayar dahulu..kejayaan di kemudian hari akan menjadi lebih manis dan bererti..Jom kita sama2 bersusah payah melakukan ketaatan,kebajikan & kebaikan..walaupun diri diselubungi dosa dan kemelut alpa.usah sekali berputus asa."Pahrol Mohd Juoi"


"Memberi akan lebih gembira daripada menerima dengan syarat kita memberi dengan ikhlas kerana Allah dan kasih sayang..tanpa ikhlas kerana Allah dan kasih sayang,kita tidak akan gembira dengan memberi..justeru,Awas..sekiranya kita memberi tetapi tidak gembira lg bila memberi bererti keikhlasan dan kasih sayang dalam diri telah terjejas"..Dimana Dia Dihatiku


Sesungguhnya jalan mujahadah itu adalah jalan kita...Di jalan itu sering berlaku dialog dalam diri...apabila susah melanda .kita merintih pada orang yang salah ...apabila nikmat menjelma kita lupa pada pemberi nikmat...kita manusia kebanyakkan nya lebih rela menangung seksa yang begitu pedih,dashyat dan kekal hanya kerana nikmat yang sedikit di dunia yang kita kejar...


Ya Allah..Kekadang aku terlalu biadap menyoal Mu..kenapa Aku..tidak dia..tidak mereka..terasa egonya hati..terasa kasarnya jiwa berhadapan dengan MU..aku sering tidak Redha..Ahh...aku si debu yang hina..terbang bagaikan habuk di kaki Langit..sudah dikendong ingin pula dijunjung..YA ALLAH,berikanlah aku kerendahan itu..agar aku mampu merayu-rayu Mu..YA ALLAH..Berikanlah kelembutan hati agar aku teleku,tunduk dan tersembam di telapak Redha Mu.."Pahrol Mohd Juoi"


"Sahabat yg baik adalah sahabat yang saling nasihat menasihati ke Jalan Allah..sahabat adalah mutiara yg indah yg dikurniakan Allah ats rahmatnya..sahabat yg baik adalah penyeri hidup..dgn nasihat yang berguna..dgn kasih sayang kerana mengharap redha Allah..dgn peringatan bersama berusaha ke syurga Allah.Syukur dan alhamdullilah pada mu Ya Allah ats keindahan ini..thanks temanku yg disayangi kerana Allah"


Menentang hawa nafsu samalah dengan menentang diri sendiri..kita akan tersiksa..ini yg menyebabkan mujahadah selalu patah..atau belum mujahadah kita sudah mengaku kalah..kita kadang2 terlalu sayangkan diri untuk disakiti dalam bermujahadah..mujahadah itu memang pahit kerana Syurga itu sgt indah dan manis..walaupun kita letih sedikit..jangan mengeluh..biar ia pahit..biar ia sakit..Dunia adalah gelanggang mujahadah..kita di SINI untuk menanam..di Akhirat nanti barulah menuai..masa menandam memanglah payah..kena hadapi seribu kesukaran dan kesusahan..tapi apabila menuai nanti..kita akan terasa nikmatnya..jom kita usaha merelakan diri bersusah payah di SINI melakukan ketaatan..kebajikan..kebaikan..kita baiki diri kita hari ke sehari..moga kita diberi kekuatan dan kebaikan Dunia dan Akhirat..Amin Ya Allah


Semangat dan Azam untuk hidup hari ini..tanpa kesedihan,tanpa keresahan..tanpa kemarahan..tanpa kedengkian..tanpa kebencian..jom kita sayangi diri kita..kita didik dan semai kebahagian ini dalam hati kita..jika kita sendiri biarkan diri kita..siapa lagi nak tolong kita..Allah beri kita peluang lagi..Jom ikuti character Rasullulah dalam mencari redha Allah..makbulkan ya Allah


Ketulusan dan ketakwaan..Iman terhadap Tuhan Yang Satu..Mendamaikan jiwa yang rungsing..Menyejukkan hati yang panas..Menenangkan diri yang resah..Ku hayati keagungan Tuhan..Ciptaan NYA yang indah..Terasa akan kekerdilan diri..Terasa akan kekurangan..Yang terlalu kecil untuk di banggakan..Ku susuri alam yang sementara..Mencari keredhaan NYA..Muga ku temuai apa yang ku cari..Kerna aku tahu dunia ini hanya pinjaman..Diri ini hanya musafir..Dan bila tiba masanya yang dijanjikan..Aku akan dijemput pulang..Membawa bekalan perjalanan..Samaada diterima ataupun tidak..Aku berdoa pada MU Tuhan..Muga amal ku di terima oleh MU.


Sahabat yg baik adalah sahabat yang saling nasihat menasihati ke Jalan Allah,ia adalah mutiara yg indah yg dikurniakan Allah ats rahmatnya..terima kasih Allah ats keindahan ini..llmu yang baik buat pedoman.

SHARING IS lOVING - MUHASABAH:: Takpe.. Aku Dah Cukup Baik..??




MUHASABAH:: Takpe.. Aku Dah Cukup Baik..??

'Alang-alang lalu depan surau, jomla singgah solat sama-sama'
'Hehe..tak pe lah. aku solat kat rumah saja'

'Malam ni ada kuliah kat surau. Jom la datang dengar'
'Takpelah. Kau pegi dulu ya...hehe'

Mengelak dan mengemukakan alasan. Itu saja yang kita tahu. Kita suka mengemukakan sejuta alasan untuk menyedapkan hati, sedangkan kita sebenarnya sedang menolak suatu kewajipan. Kita tolak,seolah-olah ia tidak wajib.

Bagi saya, dalam banyak-banyak alasan, ini yang paling tak masuk akal- 'Takpe, aku dah cukup baik'.

Persoalan, betulkah kita sudah cukup baik hingga kita sudah tidak perlu kepada ilmu, kepada solat berjemaah, kepada amal-amal soleh dan lain-lain?

Ada satu bab dalam filem Syurga Cinta. Babak dimana si ibu terlihat anaknya bersolat. Terdetik dalam hati si ibu, lalu perkara ini diajukan kepada si bapa yang sedang seronok menonton televisyen.

"Abang... kita ni tak pun pernah sembahyang" 

Tapi si suami selamba saja berfatwa, "Tak apa. Kita kan dah selalu sedekah. Dah banyak harta kita sedekah. Nak takut apa lagi? mesti masuk syurga punya"

Lebih kurang begitulah.

Betulkah begitu mudah nak masuk syurga?
Cukup dengan sedekah yang diragui status halal atau haram harta itu?
atau...memang syurga itu dapat dimiliki dengan hanya angan-angan?

Tidak!

Anggaplah kewujudan artikel ini sebagai satu bentuk muhasabah dan peringatan kepada diri kita. Maka mari baca ia dengan jiwa yang lapang.

Bagimana kalau saya katakan bahawa selama ini kita terlalu banyak syok sendiri? Atau mungkin kita ialah jantan perasan?

Kita perasan kita ini sudah cukup baik. Kerana kita telah ditanam satu fahaman sekular. Kita ambil islam separuh muka, dan kita ambil cara hidup kafir, separuh muka lagi. Maka dalam urusan korban, puasa, dan perayaan, kita ikut islam. Tapi dalam soal mentadbir negara, soal bergaul lelaki-perempuan, soal kahwin, tak pula ikut islam.

Saya mahu bertanya, apa beza kita solat sembah Allah dengan kita sembahyang sembang patung?

Bagi orang yang beriman, Allah ialah satu-satunya Tuhan. Tapi bagi orang yang mahu 'beriman separuh-separuh', dia tidak sembah satu Tuhan, tapi dia sembah banyak Tuhan!

Memang dari dulu saya perhatikan. Kita selalu anggap diri kita sudah cukup baik, sudah cukup berilmu dan sudah cukup amal. Kerana itu, kita develop satu sifat, iaitu sifat sombong.

Kerana merasakan diri kita baik, kita mengelak apabila orang ajak kita buat kebaikan. Sedangkan apa kebaikan kita selama ini?

Dimensi
Saya mahu membawa anda ke satu dimensi, iaitu hari pembalasan. Kita dibawa ke hadapan Allah untuk dihisab. Saat itu, baru kita sedar akan satu hakikat. "Kemurkaan Allah pada hari kiamat adalah melebihi rahmatNya". Benar, di dunia memang rahmat Allah mengatasi murka-Nya. Tapi itu di dunia. di akhirat sebaliknya.

Maka, di hadapan Allah, kita akan dihitung penuh teliti. Satu persatu.

Amal soleh, ada? Ada.tapi seciput.
Dosa, ada? Ada. Banyak.
Kezaliman, ada? Ada. Berlonggok.

Habislah kita! Celakalah kita!

Saat itu, kita tercari-cari syafaat. Kita jumpa semua nabi. Bermula dengan Nabi Adam a.s hinggalah Nabi Isa a.s, kita jumpa, kita minta pertolongan. Tapi kesemua mereka refuse, kerana semua mereka takut dengan kemurkaan Allah pada hari itu.

Lalu, hanya seorang saja savior kita- Nabi Muhammad s.a.w

Tapi, jika didunia kita tak amalkan sunnah-sunnahnya, macam mana Baginda nak tahu kita ini umatnya? Kita tidak punya bukti untuk mengaku sebagai umat Baginda!

Saya pernah berborak dengan ibu saya yang tercinta. Di dalam kereta, selepas pulang dari kuliah magrib di masjid saya.

"Erm...orang zaman sekarang, mengaji agama sebab nak mudah saja."

"Macam mana tu ma?", Saya panggil ibu saya 'ma'.

"Ya lah. Belajar hukum. Nak tahu mana wajib, sunnat, harus, makhruh dan haram. Tapi kalau masuk bab amal, benda-benda sunnat ni bukannya nak buat. Alasannya, 'alaah..benda sunnat, tak payah buat pun takpe'. Tapi dalam benda-benda makhruh boleh pula kata, 'Alaaa...benda makhruh, buat pun takpe'. Mengaku nak jadi umat Nabi, tapi takde pun cinta pada sunnah-sunnah Nabi", balas ma saya panjang. 


Ingatlah!
Syurga itu bukan untuk orang yang perasan diri dia baik! Dan syurga juga bukan untuk orang yang perasan dia berilmu!

Oh, kita tak perasan. Tapi, jika kita bukan orang yang perasan, mengapa kita sombong?

'Alaa..benda-benda sunat ni tak buat pun takpe'

'Alaa..aku tak pegi surau pun aku solat juga'

'Alaa..aku tak duduk dalam kuliah agama pun aku still tahu halal-haram'

'Alaa...aku banyak share dan baca artikel mengarut-mengarut pun bukannya aku tak reti baca Quran'

Dan last-last, kita guna 'ayat pembunuh'- "Ah! Kita kubur lain-lain!'

Huh, kubur lain-lain kau kata? mahu dilabel sebagai apa orang sebegini? Jahil atau berani? Tidak tahukah bahawa 1 hari dalam akhirat sama dengan seribu tahun atas dunia? Atau memang kau terlalu berani untuk kena bakar dan siksa?

Kalau jumpa orang macam ni, senang saja nak balas. Kata pada dia, "Kalaulah ditakdirkan kita kubur sebelah-sebelah. Kau ingat aku dapat tidur senang ke dengar kau menjerit-jerit kena belasah?"

Kesimpulan
Jangan tiru perangai orang Nasrani dan yahudi. Apabila diajak kepada islam, mereka menjawab,"Kami telah islam lebih dahulu dari kamu". Mereka perasan mereka betul, tapi tidak. Same thing goes to us.

Dalam banyak hal, kita perasan kita betul dan baik. Tapi ketahuilah, hati kita belum lagi lurus, jika kita tidak mula berusaha meruntuhkan tembok kesombongan dan melebur sifat perasan kita.

Dengarlah nasihat ini- Banyak benda lagi kita perlu belajar.



Sumber : FB Oryza Sativa

Tuesday, February 8, 2011

SHARING IS LOVING - 10 'K' Dalam Persahabatan




"Ikatan persahabatan itu seperti untaian tasbih yang ada awal tiada PENGHUJUNG. Dicantum demi Cinta-Nya, diratib demi Redha-Nya." 

Di sini, saya ingin berkongsi sedikit mengenai pendapat saya tentang persahabatan. Selama 19 tahun hidup di bumi Illahi ini, telah banyak perkara yang saya pelajari tentang kehidupan. Tentang keluarga, cinta dan persahabatan.

Namun, hari ini, saya hanya ingin berkongsi mengenai semua yang telah saya lalui sepanjang bersahabat dengan bermacam-macam jenis manusia. Setiap orang dianugerahi Allah dengan kelebihan, kebaikan dan keindahan masing-masing. Begitu juga dengan kekurangan, keburukan dan kelemahan masing-masing.

Begitulah sunnatullah. Begitu indah sekali aturan-Nya. Betapa adilnya Dia, menciptakan setiap benda secara seimbang.

Begitu juga halnya dalam persahabatan. Setiap sahabat mempunyai keistimewaan yang telah ditetap Allah sejak azali lagi. Ada sahabat yang kasar, tetapi lembut hatinya, ada sahabat yang nakal, tetapi suka mengambil berat, ada sahabat yang garang, tetapi sebenarnya adalah penyayang dan pelbagai lagi. Macam-macam corak sahabat yang kita boleh dapati setelah bersahabat dengan seseorang.

Setelah menimba pengalaman bersahabat dengan ramai orang, saya ingin membuat kesimpulan mengenai 10 'K' yang perlu dalam sesebuah persahabatan.


"Friendship is an onion. It has many layers in it. Adds taste to your life, but if you try to cut it you will get nothing but tears!" 


10 K dalam PERSAHABATAN 

KECINTAAN merupakan elemen yang paling penting sekali dalam sesebuah persahabatan. Ikatan sesebuah persahabatan akan mudah rapuh jika tiadanya kecintaan antara dua insan yang disandarkan kepada Si Pemilik cinta itu sendiri. Sebab itu, kadang-kadang perlunya kita meluahkan rasa cinta kita terhadap sahabat kita dengan mengungkap, "uhibbuka/i fillah" (bagi sahabat-sahabat yang sama jantina sahaja) agar mereka tahu betapa cintanya kita terhadap mereka, kerana Allah (insyaAllah).

KASIH SAYANG lebih kurang sama sahaja maksudnya dengan kecintaan. Namun, setelah kita mencintai sahabat kita, perlunya kita curahkan segala kasih sayang kita terhadap mereka. Tetapi, kadangkala kasih sayang tidak perlu dipamerkan secara luaran. Cukuplah sekadar kita mendoakan untuk sahabat-sahabat kita, insyaAllah, itu sudah cukup membuktikan betapa sayangnya kita terhadap mereka.

KEIKHLASAN dapat menjamin sesebuah persahabatan mendapat keberkatan dan rahmat daripada Illahi. Tidak ikhlas ketika bersahabat dengan seseorang akan mengundang permusuhan antara sahabat. Bersahabatlah dengan seseorang kerana keluhuran hati budinya, bukan kerana rupa, pangkat atau harta yang dimilikinya.

KESETIAAN terhadap seseorang sahabat mampu memanjangkan tali persahabatan walaupun jarang bertemu. Apabila kita setia terhadap kita, kita akan diingati oleh mereka sehingga akhir hayat mereka, kerana tidak kira susah atau senang, kita setia berada di sisinya memberi sokongan, insyaAllah.

KEBERANIAN dalam berkata benar. Dalam persahabatan juga, kita hendaklah berani apabila ingin mengatakan sesuatu. Lebih-lebih lagi jika kita telah melakukan sesuatu yang menyakiti hatinya, kita kena berani mengaku padanya atas kesilapan yang dilakukan. Selain itu, berani juga dalam menasihati sahabat kita. kerana sebagai sahabat, kita mesti mahukan yang terbaik untuk mereka kan?

KEJUJURAN juga perlu dalam persahabatan. Jangan sesekali menipu atau menyembunyikan apa-apa daripada pengetahuan sahabat kita. Mereka juga perlu tahu apa yang kita lalui dalam kehidupan kita. Jangan berahsia, melainkan pada perkara yang benar-benar perlu dirahsiakan (hehehe).

KEMAAFAN. Sekiranya sahabat kita pernah melakukan sebarang kesilapan, bersedialah untuk memaafkannya, tidak kira sebesar manapun kesalahan mereka terhadap kita kerana sahabat yang baik adalah sahabat yang bersedia untuk memaafkan sahabatnya. Jika kita yang bersalah, janganlah malu untuk meminta maaf daripada mereka kerana orang yang dahulu meminta maaf adalah orang yang hebat.

KESEDIHAN. Apabila kita sedar bahawa sahabat kita sedang bersedih, maka, ikutlah sedih bersama-sama dengan mereka. Tawarkanlah bahu kita untuk dijadikan tadahan air mata mereka. Kerana tiada siapa yang akan mereka cari selain kita sahabat mereka.

KEGEMBIRAAN. Begitu juga dengan kegembiraan. Jika kita gembira, maka marilah berkongsi kegembiraan itu bersama sahabat-sahabat tercinta. Tidak mahukah kita bergelak tawa dengan mereka? Tidak mahukah kita melihat ukiran-ukiran senyuman indah di raut wajah mereka? Kegembiraan kita, kegembiraan mereka jua.

KESERASIAN di sini bukanlah bermaksud, "Kau cantik, aku mesti cantik," "Kau kaya, aku pun kena kaya". Tidak sama sekali. Sememangnya manusia dijadikan oleh Allah berbeza-beza, namun, dalam persahabatan keserasian dapat diwujudkan apabila terbinanya persefahaman antara dua pihak. Apabila ada persefahaman, barulah hubungan kita dengan sahabat kita akan menjadi lebih baik dan akan berkurangnya pergaduhan disebabkan salah faham (hehehe).

Alhamdulillah, itulah dia 10 K yang dapat saya simpulkan mengenai persahabatan. Maaf kalau agak membosankan, namun saya tetap ingin berkongsi pendapat saya mengenai topik ini.
"Adakah anda dan sahabat anda mengamalkan 10 K ini?" 



SHARING IS LOVING - 7 Perkara untuk diamalkan setiap hari..InsyaALLAH


Assalamualaikum...Amalan yang baik yang perlu dilakukan setiap hari..jom kita sama usaha...

1. Tahajjud
Hal ini kerana kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.

2. Membaca Al-Quran sebelum terbit matahari
Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaik-baiknya
membaca Al-Quran terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.

3. Jangan tinggalkan masjid
Masjid merupakan pusat keberkatan bukan kerana muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.

4. Jaga solat dhuha
Kunci rezeki terletak pada solat dhuha.

5. Jaga sedekah setiap hari
Allah menyukai orang yang suka bersedekah dan malaikat mendoakan untuk orang yang bersedekah pada setiap hari.

6. Jaga wuduk terus menerus
Allah menyayangi hamba yang berwudu’. Kata Khalifah Ali bin Abu Talib r.a, “Orang yang selalu berwudu’ senantiasa akan merasa solat walaupun ia sedang tidak solat, dan dijaga oleh Malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia Ya Allah”.

7. Amalkan istighfar setiap saat
Dengan istighfar masalah yang terjadi kerana dosa kita akan dijauhkan oleh Allah. Zikir adalah bukti syukur kita kepada Allah.

SHARING IS LOVING - Sebelum Allah menjemput..


Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha penyayang..salam Mahabbah semua..Alhamdulillah dkurnikan nikmat iman dan Islam dalam diri ini..Selawat dan salam buat kekasih yang amat dirindui Muhammad s.a.w,keluarga dan sahabat Baginda..

Syukur kehadratnya kita masih lagi hidup dalam keadaan aman dan damai di Bumi ini..hati terasa sayu sebenarnya ketika ini..sedih melihat pergolakkan yang sedang melanda umat Islam di bumi mesir..bimbang dengan keadaan sahabat dan saudara ana di bumi anbiya itu.. Semoga kalian sentiasa dalam jagaan Allah..insyaAllah utk entry kali ini ana ingin sama2 kita muhasabah diri..luahan hati untuk menyentuh hati..

untukku dan untukmu saudaraku....

Allah yang maha agung, Maha menatap, Maha mendengar, Maha memperhatikan, Dia tahu apa yang kita lakukan,Tidak satu pun lirikan mata yang luput dari pengetahuan Allah
Tidak ada satu kata pun yang terucap yang tidak didengar oleh pendengaran Allah yang maha mendengar
Saat ini kita dihargai orang lain, teman, orang tua sesungguhnya bukan kemuliaan yang kita miliki melainkan kerana Allah yang masih menutupi aib kita
Wahai saudaraku sekalian, sesungguhnya kian lama kian dekat dengan kepulangan kita
Kain kafan akan ada saatnya akan dibungkuskan ke badan kita
Alangkah beruntungnya jikalau kematian datang kita benar benar sudah bersedia
Dosa sudah diampuni oleh Allah, badan kita terbasuh air wudhu
Alangkah indahnya jikalau malaikat maut menjemput dengan rupa yang teramat indah
Kening kita usai bersujud, lisan kita sedang lirih menyebut nama Allah
Keringat kita sedang bersimbah berjuang dijalan Allah

Alangkah indahnya jikalau kematian datang orang tua redha kepada kita,
orang orang yang kita sakiti sudah memaafkan,tidak ada hutang piutang
Alangkah indahnya jikalau kematian datang air mata kita sedang menitis,
ingat dan rindu kepada Allah
Kita lepas ajal kita dengan kemuliaan dengan khusnul khotimah
Tapi alangkah banyaknya orang orang yang mati dengan keadaan sebaliknya
Mati dalam keadaan dosa
Mati di tempat zina
Mati dikutuk dan dilaknat orang tua
Mati dengan berselimut harta haram

Saudaraku, sebaik baiknya manusia adalah manusia yang selalu ingat mati
dan paling mempersiapkan diri kita untuk mati dan
selalu berfikir hari ini adalah hari yang terakhir kita
Luruskan niat dan berbuatlah yang terbaik setiap saat,
jangan pernah sia siakan satu kejadianpun kecuali
harus membawa manfaat bagi dunia dan akhirat
Ya Allah berikan kesempatan untuk memberikan
yang terbaik dalam hidup ini berguna bagi dunia
dan bermanfaat bagi akhirat

Kita susuli maut dengan amalan yang utama
Selamat berjuang saudaraku sekalian untuk mengharungi sisa umur ini
Semoga kita diberi kesempatan untuk mempersembahkan yang terbaik dan
kita berjumpa dihadapan Allah kelak di Syurga amin ya robbal alamin,
hidup untuk mempersembahkan yang terbaik berguna untuk dunia &
bermanfaat bagi akhirat, Selamat berjuang ….

DOAKU ….


" Ya Allah kami mohon berikanlah hari ini menjadi hari ampunan bagi segala dosa dosa kami,
Ampun ya Allah…, Ampunilah kami ya Allah …
Ampuni sekelam apapun masa lalu kami,
Hapuskanlah segala kotornya aib aib kami
Ampuni apabila kami sering tidak redha dengan takdir Mu ya Allah
Ampuni segala kezaliman kami, terhadap orang tua kami
Ya Allah, selamatkan orang tua kami, jadikan titisan keringatnya,
Air matanya, darahnya jadi jalan
Kemuliaan bagi dunia dan akhirat
Sayangi ibu bapa kami ya Allah….
Golongkan kami menjadi anak yang tahu balas budi
Lapangkan kuburnya ya Allah 3x, ringankan hisabnya, Amin "

SHARING IS LOVING - KATA-KATA HIKMAH


Hari ini sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Fikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berkata-kata sama sekali.

Sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan,
Fikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,
Fikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

Sebelum kita mengeluh bahawa kita buruk,
Fikirkan tentang seseorang yang berada pada keadaan yang terburuk di dalam hidupnya.

Sebelum mengeluh tentang suami atau isteri anda,
Fikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.

Hari ini sebelum kita mengeluh tentang hidup,
Fikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.

Sebelum kita mengeluh tentang anak-anak kita,
Fikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

Sebelum kita mengeluh tentang rumah yang kotor kerana pembantu tidak mengerjakan tugasnya,
Fikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

Dan di saat kita letih dan mengeluh tentang pekerjaan,
Fikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti kita.

Sebelum kita menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
Ingatlah bahawa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

Dan ketika kita sedang bersedih dan hidup dalam kesusahan,
Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahawa kita masih hidup !
Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak boleh mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yg mensia-siakan sahabat yg telah dicari ( Saidina Ali)

SHARING IS LOVING - Bagaimana kita boleh muflis di akhirat




Assalamualaikum...


Ilmu yang di ambil dari seorang kawan...Ya ALLAH betpa lemah dan banyaknya kesalahan kita bila direnungkan dan membaca artikel ini dengan matahati..Moga ALLAH beri hidayah pada kita semua..Amin..yuk kita sama2 UBAH DIRI ..ANJAKAN KELEMAHN KITA KEPADA KEJAYAAN DI JALAN ALLAH...


DARIPADA Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda, yang bermaksud: “Tahukah kamu, siapakah gerangan orang yang muflis itu ?” Lalu jawab sahabat: “Pada pandangan kami, orang yang muflis itu ialah mereka yang tidak mempunyai wang dan harta?” Lantas Baginda bersabda: “Sesungguhnya orang yang muflis di kalangan umatku ialah mereka yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala sembahyang, puasa dan zakat.


Dia juga (dalam masa yang sama) datang dengan membawa dosa menghina, menyakiti orang, memakan harta orang lain, menumpahkan darah (membunuh), dan memukul orang. “Lalu diberi segala kebajikan itu kepadanya dan ini adalah kebajikan-kebajikannya. Maka jika telah habis pahala kebajikannya sebelum dapat dibayar kepada orang yang menuntutnya (orang yang dihina, disakiti dan dizaliminya ketika di dunia dulu), maka dosa-dosanya itu akan dilemparkan kepadanya, lalu dia kemudiannya dicampakkan ke dalam api neraka.” (Hadis riwayat Muslim)Berdasarkan hadis itu, dapat kita fahami bahawa golongan yang menjadi muflis pada akhirat adalah berasal daripada orang yang memiliki pahala yang banyak. Bagaimanapun, semua pahala ibadat mereka itu habis kerana digunakan sebagai bayaran ganti rugi kepada insan yang pernah disakiti, dikhianati, dihina, dibunuh atau dizaliminya.


Alangkah ruginya golongan muflis ini. Ganjaran pahala yang mereka kumpul dengan mengerjakan bermacam ibadat, akhirnya menjadi barang tukaran kerana denda yang perlu mereka bayar disebabkan kesalahan mereka terhadap orang lain.Meskipun kita malu jika isytiharkan muflis di dunia ini, namun kita masih lagi beruntung kalau dibandingkan dengan situasi muflis di akhirat. Jika muflis di dunia, masih ada lagi orang yang bersimpati dan dapat membantu kita. Tetapi bagaimana pula hal keadaan kita apabila muflis di akhirat? Siapakah yang akan bersimpati? Siapakah yang bakal menolong kita dan siapakah pula yang akan menyelamatkan kita dari azab seksaan neraka Allah?Kuat beribadah dan memiliki pahala yang banyak tidak menjamin terpeliharanya seseorang itu daripada azab Allah jika pada masa sama dia masih melakukan penganiayaan, penindasan dan kezaliman kepada insan lain.


Firman Allah bermaksud: “Pada hari itu Kami akan tutup mulut mereka dan tangan mereka memberitahu Kami (mengenai kesalahan masing-masing), dan kaki mereka pula menjadi saksi terhadap apa yang sudah mereka perbuatkan (ketika hidup di dunia)?” (Surah Yaasin, ayat 65).Selain itu, kita juga diingatkan agar bertanggungjawab terhadap amanah keluarga iaitu isteri dan anak-anak. Dibimbangi di akhirat kelak, mereka akan menuntut segala pertanggungjawaban yang tidak kita tunaikan kepada mereka.


Tanggungjawab memberi mereka ilmu, pendidikan, perlindungan, makanan, kesihatan dan sebagainya akan dipersoalkan kepada kita sama ada terlaksana atau terabai.Jika kita perhatikan realiti hari ini, berapa ramai ibu bapa yang selalu solat berjemaah di masjid, mendengar ceramah, menghadiri kelas pengajian agama dan melakukan pelbagai amal kebajikan, sedangkan anak mereka terbiar tanpa mendapat pendidikan agama sempurna, terbabit dengan jenayah, gejala sosial, maksiat dan kegiatan kemungkaran?


Golongan ibu bapa seperti ini mengerjakan amal ibadat dengan penuh kesungguhan, tetapi mereka beribadah dalam situasi yang kurang bijak. Mereka lupa bahawa tanggungjawab memberikan pendidikan agama terhadap anak-anak juga ibadat besar dan mulia.Jika amanah dan tanggungjawab ini sengaja dibiarkan terabai, dikhuatiri ia akan menjadi penghalang untuk seseorang hamba itu memasuki syurga Allah, walaupun memiliki banyak pahala hasil daripada amal ibadatnya.


Sumber : Mazlan Zainol

Ustaz Kazim Elias - Manusia Paling Jahat (Video Terbaru)


Assalamualaikum...Sharing is Loving...Moga kita dapat baiki diri ke Jalan ALLAH agar kita tidak tergolong dalam golongan "Manusia Paling Jahat"...Lemahnya diri ini..banyak kelemahan ..YA ALLAH bantu kami baiki diri kami yang hina ini..Amin

Valentine's Day - HARAM dalam Islam


Assalamualaikum..Sharing is Loving ..Peringatan buat diri dan semua kawan2..Mungkin dulu kita pernah mengikutinya..dulu kita pernah meraikan nya...masa tu kita jahil ..mungkin kurang pengetahuan tentang benda ini...Sekarang kita tahu ..jom sama2 kita hindari...Semalam halaqah pun ada sebut tentang ini...YUK kita sama ingat mengingati..Sama2 kita tegur menegur...Mungkin ada yang tidak suka ..tapi terus lah usaha untuk kebaikan bersama dunia dan akhirat...Rahmati kami ya ALLAH

SHARING IS LOVING - Berlaku Adil Kepada Diri Sendiri


Assalamualaikum..

Jom ambil pengajaran dari ilmu ini..artikel yang baik sebagai pedoman buat kita...KITA adalah KITA ..KITA YANG AKAN MENCORAKKAN DIRI KITA...SAYANG LAH DIRI KITA ..CORAKLAH DIRI KITA PADA CORAK YANG MENDEKATKAN KITA PADA PENCIPTA KITA...Moga ALLAH merahmati Penulis artikel ini...Amin



"Memberi Keadilan Kepada Diri Sendiri"
Kadang-kadang hidup ini dilanda kesibukan sehingga ada sesetengah perkara yang terabai. Dan kebanyakannya memang berkait rapat dengan diri sendiri. Memang bukan disengajakan, tetapi itulah hakikat kehidupan. Dan itu juga merupakan salah satu ujian dari ALLAh SWT. Salah satunya adalah, pengabdian kepada diri sendiri.
Akan berlaku ketidakadilan kepada diri sendiri.
Manusia adalah manusia, dan akan kekal menjadi manusia. Makanya, manusia itu sendiri harus berlaku adil kepada diri sendiri lantaran apa yang berlaku dalam kehidupan seharian.
Eh, macam mana tu?
Adil kepada diri = Memberi peluang kepada diri
Manusia yang paling baik adalah manusia yang paling banyak memberi manfaat kepada orang lain. Ya, kebenaran itu diakui. Namun, tidaklah sempurna sekiranya seseorang manusia banyak memberi manfaat kepada orang lain tetapi mengabaikan diri sendiri yang memerlukan perhatian daripada empunya badan.
Diri kita juga punya hak.
Ada masanya, kita disapa dengan kegagalan. Dan sampai pada satu tahap, kita akan kecewa dan terasa seperti mahu berputus asa saja. Berhenti melakukan semuanya kerana kita terasa kita tidak mampu untuk melakukan sesuatu itu. Kerana kita rasa, kalau pun kita melakukan itu, akan menemui kegagalan juga. Maka sekiranya begitu, anda telah zalim kepada diri anda sendiri.
Tidak adil dan zalim terhadap diri sendiri. Ya!
Kerana apa? Kerana diri anda itu berhak mendapatkan peluang untuk berjaya dan menjadi seseorang. Selepas kegagalan, sepatutnya anda lebih berusaha untuk mencapai kejayaan tersebut. Apabila anda gagal sebagai seorang pelajar semasa menuntut, anda sepatutnya lebih berusaha keras untuk menjadi seorang pelajar yang berjaya. Bukan sebaliknya, iaitu berputus asa dan tidak mengambil endah lagi terhadap pelajaran.
Anda dapat tak?
Hidup kita ini adalah tanggungjawab kita, maka kita sendiri yang mencorakkan masa depan kita. Sekiranya kita gagal, itu adalah kerana kesalahan kita yang menzalimi diri diri sendiri dan bukannya salah sesiapa. Bukan salah ibu bapa, rakan-rakan, mahu pun guru-guru.
Berbanggalah dengan diri sendiri dan berikan peluang kepada diri.
Kerana, diri anda berhak mendapatkannya!
Jangan Zalimi Diri Sendiri
Saya suka untuk mengambil KEGAGALAN sebagai contoh berlaku adil kepada diri sendiri.
Saya pernah gagal dalam kehidupan ini sebagai seorang pelajar. Pernah merasa lemah dengan kegagalan tersebut. Dan pernah merasa ingin berputus asa untuk berusaha. Dan tanpa sedar, saya sebenarnya sedang menzalimi diri saya sendiri.
Dan saya tidak mahu anda (pembaca) menjadi seperti saya. Saya sayangkan anda walau siapapun anda. Dan saya menginginkan kebaikan untuk anda. Moga-moga anda menjadi Duta Islam yang tulen!
Manusia yang dikalahkan oleh kegagalan adalah manusia yang menghukum dan menghina diri sendiri dengan kegagalan. Anda tidak berlaku adil kepada diri anda. Sedangkan, diri anda layak untuk mendapat kejayaan. Anda lari dari kegagalan berbanding menghadapi kegagalan tersebut.
Jika begitu, maka tanpa sedar, anda mungkin seorang yang pengecut.
Tidak ada sebarang kejadian pun di dunia ini ALLAh ciptakan tanpa sebarang hikmah. Maka begitulah juga kegagalan.
Dan suka untuk saya mengatakan bahawa kegagalan itu adalah penangguhan pada kejayaan.
Kegagalan itu, adalah guru yang terbaik untuk kita membuat penilaian semula apakah kesilapan yang telah kita lakukan hingga menyebabkan kita gagal. Suatu penangguhan untuk berjaya kerana ada syarat yang tidak dipenuhi. Sweet and sour, aite? 
Adillah Kepada Anda Sendiri
Letakkan kedudukan diri anda pada tempat yang sepatutnya anda letakkan, itulah adil namanya. Jika anda mampu untuk berbuat demikian, maka anda sebenarnya telah melakukan perkara yang besar dalam hidup anda kerana anda berjaya mengalahkan nafsu dan hasutan syaitan yang menyuruh anda untuk berputus asa.
Jangan kalah pada nafsu yang jahat dan hasutan syaitan yang memperdaya!
Apa yang anda perlu percaya dan yakin adalah, diri anda itu ALLAh SWT dah kurniakan kelebihan sepertimana orang lain yang punya kelebihan tersendiri. Kita hanya perlu bermujahadah dan mengikut garis panduan Islam untuk melakukannya.
Jadikan ISLAM sebagai PAKAIAN!
Saya cuma ambil contoh kegagalan dalam berlaku adil kepada diri sendiri. Tetapi sebenarnya, berlaku adil kepada diri sendiri haruslah dalam semua perkara. Jangan jadikan suatu halangan itu menjadi galakan kepada anda untuk menzalimi diri anda.
Tubuh kita ini, adalah pinjaman dari ALLAh. Dihadapan-Nya nanti, kita akan dipersoalkan mengenai setiap apa yang telah kita buat semasa di dunia bersama diri in, tubuh ini.
Saya mahu adil kepada diri sendiri. Anda? Jom!